Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Untuk Pak Vicky

Gambar
Buat tulisan lagi, tapi kali sedikit beda dari yang sudah-sudah. Jujur Pak Vicky, asam lambung ini kumat lagi ketika baca status di Medsos yang nyebut kamu pemimpin tak berperasaan. Kata mereka masa rumah makan tutup, pedagang dilarang jualan kalau sudah lewat jam 8 malam. Mereka membandingkan saat Pilkada, semua tetap buka, kerumunan di TPS dibiarkan. Dan semua itu ditimpahkan padamu. Para pembencimu Pak Vicky, tidak mau kamu mikirin kesejahteraan, kesehatan warga. Maunya mereka sembako, dana Lansia jangan disalurkan, inginnya mereka biar saja perayaan tahun baru bikin seperti biasa saja, mereka sengaja membawa nama si miskin biar kamu terhenyu, sedih dan nangis, karena dampak dari surat edaran tentang cegah Covid 19. Saya sangat mengerti kegundahanmu Pak Vicky, buat baik saja dicaci apalagi kalau salah. Tapi saya sangat yakin, kamu pribadi tegar ditabrak kanan kiri depan belakang oleh mereka yang pada dasarnya tidak ingin kamu masuk konstetasi Pilgub 2024 seandainya UU Pilkada ser...

Kita di Natal Ini

Gambar
Jujur, sebenarnya saya malu ketika merayakan pra Natal. Malu sama orang miskin dimana di bulan Desember ini saya sedang mencoba memahami, kesulitan, kelaparan mereka, ketiadaan mereka... Karena kita sedang berpura-pura menjadi mereka, tanpa sedikitpun menjadi mereka. Kita sambut Natal dengan kemewahan, sedang mereka tetap seperti apa adanya. Kita punya hari menyambut sukacita Natal, sedangkan mereka setiap hari merasakan kalah.. Saya dan kawan hanya berpikir kemana Natal ini, baju merk apa, sepatu model bagaimana, sedangkan mereka tergopoh menjalani hidupnya. Kita dengan mudah mengumpul puluhan hingga lusinanan kue dan minuman, sedangkan lapar, kesesakan, air mata menghiasi tiap tarikan nafas mereka.. Bahkan kita lebih senang menjalankan ritual pra Natal tanpa perduli maknanya. Kita lebih senang menyimpan uang untuk memuaskan keinginan diri, tanpa memikirkan berbagi berkat pada mereka yang sedang menghadapi situasi sulit dan tidak berpunya. Saat Natal kita memamerkan apa yang kit...