Pesan Tegas Pak Tito Buat Petahana


Sejak dilantiknya Jenderal Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri saya tambah jadi lebih ngefans dengan beliau.
Kekaguman saya bukan baru sekarang. Menjabat Kapolri dia sudah saya idolai. Dia bersih-bersih bawahannya yang ketahuan 'nakal'.
Dia tak segan mencopot Kapolda karena mendapat laporan publik, sering peras rakyat dan kinerja tidak memuaskan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Kini beliau menjabat Menteri Dalam Negero, meski belum lama dilantik Pilkada serentak 2020 langsung mengujinya.
Iya akan dinanti bagaimana menyelesaikan persoalan klasik, yang sudah lama menggerogoti demokrasi di Indonesia.
Khususnya bagi petahana, yang kembali mencalonkan diri di Pilkada.
Tito tidak mau, 'kebiasaan' buruk petahana menggunakan kewenangan dan kekuasaan yang dimiliki, untuk mempengaruhi rakyat jadi budaya dan kebiasaan turun temurun.
"Luar biasa.." Itulah pujian terendah untuk dirinya, yang bagi saya merupakan pribadi baik dan suka membantu orang yang membutuhkan.
Dipercaya Pak Jokowi sebagai Mendagri. Tito Karnavian mantan KaDensus 88 itu, mampu menjadi dirijen handal mengelolah jajaran Kemendagri dan Pemda seluruh Indonesia.
Tito membuktikan kapabilitas dirinya sebagai penjaga negeri sekaligus perancang regulasi.
Pengalaman memburu teroris selama belasan tahun, kini berganti dengan memburu kepala daerah sok hebat, pakai jabatan dan kekuasaan untuk mencapai ambisinya.
Tito membuat surat edaran, agar di Pilkada nanti, tidak ada incumbent yang merusak pesta demokrasi rakyat dengan menghalalkan segala cara.
Tito Karnavian adalah pengawal regulasi, yang ada pada posisi yang tepat dan waktu yang tepat. Dan tampaknya Jokowi pun sayang padanya karena Tito adalah rekan yang bisa dipercayainya.
Untuk pak Tito Karnavian, terimakasih pak atas semua dedikasinya. Saya masih ingat ketika pesan iseng lewat messenger akun FB saya dibalas Pak Tito lewat akun resmi beliau..
Saya akan bantu bapak. Jika ada petahana yang main curang di Pilkada serentak 2020 ini. Nanti akan saya kirim via messenger pak Mendagri.
Dengan rasa hormat setinggi-tingginya, saya ingin membungkuk badan untuk bapak. Ini bukan tanda hormat biasa, tetapi hormat penuh cinta.
Bagi Mendagri terbaik yang pernah ada. Dari anak bangsa yang mencintai negeri ini dengan segenap hati. (jeklyMS)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menguji Orang Baik

Kenapa Selalu Tentang GSVL

Apakah GSVL Akan Maju Di Pilkada 2024?