Yang Kaya, Yang Baik
(Edisi Khusus Bukan Untuk Konsumsi Publik)
Bill Gates (manusia terkaya di planet ini) saat makan bersama anak-anak pengungsi di Afrika, di sekolah yang didonasikannya.
Bill mengutarakan ini, setelah ditanya siapa orang terkaya di bumi ini. Dia menjawab 'seorang penjual koran'.
Kenapa? Dulu ketika saya melakukan perjalanan, saya ingin sekali membaca koran. Saya kemudian pergi membeli koran, tapi saya tidak mempunyai uang kecil untuk membelinya.
Penjual koran itu kemudian memberikan koran itu secara gratis. Dua kali saya diberinya koran gratis. Saya selalu beralasan tidak punya uang kecil.
Padahal saya saat itu memiliki uang, tapi saya 'memanipulasi' si penjual koran miskin itu dengan dalih, 'saya tidak punya uang kecil'.
Ketika saya sukses dan menjadi orang terkaya di dunia. Saya teringat kepada si penjual koran itu.
Saya bertemu dengannya. Saya tanya apakah kamu mengenal saya, jawab si penjual koran itu. 'Iya kamu Bill Gates, orang terkaya di dunia.'
Bill kemudian bertanya. 'Dulu kamu sudah berbuat baik kepada saya. Saatnya saya membalas kebaikanmu itu.'
Tapi apa jawab si penjual koran miskin ini. 'Dulu saya memberi koran gratis itu untuk kau baca, dalam keadaan saya susah. Sekarang engkau datang kepada saya menawarkan bantuan ketika kamu sudah kaya, dan bertanya apa yang harus kamu berikan.' Ucap penjual koran tersebut.
'Apakah pemberianmu setimpal, tentu saja tidak. Saya memberimu koran tidak menunggu saya jadi orang kaya dulu. Sedangkan kamu tergerak hati membantu saya ketika kamu sudah sangat kaya. Saya tidak ingin apa-apa darimu, jualan koran saya laris, saya berkecukupan dan tidak perlu kamu membantu saya.'
Mendengar jawaban itu. Bill mengatakan dirinya seperti ditampar. Bahwa kebaikan harusnya dilakukan sejak dia belum sekaya sekarang. Dulu ketika bertemu penjual koran itu sebenarnya dia berkecukupan. Tapi dia enggan berbuat baik sambil beralasan 'tidak punya uang kecil'.
Dari kata-kata si penjual koran itu Bill memgambil hikmahnya. Sekarang Bill dan istri Linda Gates mendirikan yayasan yang khusus membantu orang-orang yang menderita dan miskin di seluruh dunia.
Separuh bahkan lebih kekayaan Bill didonasikan untuk 'making life better' orang-orang susah.
Dia berharap kelak di antara manusia yang dia dan istri bantu menjadi sukses seperti dia, dan jadi saluran berkat bagi orang lain.
Bill sekarang sedang 'berinvestasi' untuk sebuah nilai bernama 'kebaikan'.
Bill sekarang sedang 'berinvestasi' untuk sebuah nilai bernama 'kebaikan'.
Bill manusia berkepribadian hebat, dia tidak memanfaatkan kekayaannya untuk mengejar kekuasaan.
Padahal jika dia mau, mungkin bukan George W Bush Jr, Barack H Obama, atau Donald trump, yang jadi Presiden negara adidaya Amerika Serikat. Berapa kali dinominasikan sebagai Capres, Bill selalu menolaknya.
Karena kebaikan bagi Bill pada ujungnya bukan soal dia menjadi terkenal dan memiliki kekuasaan, tapi dia ingin 'dikenal' secara pribadi oleh Tuhan.
Kawan, saya berulang kali membaca dan mendengarkan serta merenungkan, kata-kata Bill itu.
Setiap kali membaca kalimat yang diutarakan Bill itu, hidup ini seperti termotivasi.
Bahkan jauh lebih daripada itu, hidup saya terus diperbaharui setiap hari, semakin tekun berdoa, bersaat teduh dan membaca firman.
Meski susah saya harus berbuat baik! Tidak peduli apa yang terjadi, tidak peduli karya baik saya dimanipulasi dengan kata2, 'saya tidak punya uang kecil', atau 'saya masih tunggu bantuan' dan ragam alasan lainnya, sekalipun saya tahu mereka berkecukupan. Mereka sukses dalam karir dan jabatan.
Setiap kali membaca kalimat yang diutarakan Bill itu, hidup ini seperti termotivasi.
Bahkan jauh lebih daripada itu, hidup saya terus diperbaharui setiap hari, semakin tekun berdoa, bersaat teduh dan membaca firman.
Meski susah saya harus berbuat baik! Tidak peduli apa yang terjadi, tidak peduli karya baik saya dimanipulasi dengan kata2, 'saya tidak punya uang kecil', atau 'saya masih tunggu bantuan' dan ragam alasan lainnya, sekalipun saya tahu mereka berkecukupan. Mereka sukses dalam karir dan jabatan.
Ketika tidak ada jawaban atau minta saya diabaikan. Saya selalu berkata, 'SEMOGA TUHAN MEMBERKATI'.
Saya mengimani penuh Firman Tuhan. Bahwa kebaikan yang saya lakukan, ibarat sebuah cahaya.
Dia akan bersinar kepada semua orang, tidak melihat orang itu jahat atau baik.
Matius 5:16 (Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga).
Intinya bagi saya, hidup ini sudah bermakna dengan melakukan karya baik. Saya sudah meminta dan berharap uluran tangan. Soal apakah itu dijawab atau tidak itu perkara lain. Selebihnya saya serahkan kepada Tuhan.
Terakhir mari saya ajak saudara membaca ayat alkitab ini. Matius 5:42, (Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang
yang mau meminjam dari padamu).
Terima kasih, tetap baik, selalu baik, karena Tuhan itu baik. GOD BLESS. (@jeklymassie)
Matius 5:16 (Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga).
Intinya bagi saya, hidup ini sudah bermakna dengan melakukan karya baik. Saya sudah meminta dan berharap uluran tangan. Soal apakah itu dijawab atau tidak itu perkara lain. Selebihnya saya serahkan kepada Tuhan.
Terakhir mari saya ajak saudara membaca ayat alkitab ini. Matius 5:42, (Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang
yang mau meminjam dari padamu).
Terima kasih, tetap baik, selalu baik, karena Tuhan itu baik. GOD BLESS. (@jeklymassie)
Komentar
Posting Komentar