Keresahan Mereka





Bro, apa so nda ada bahan tulisan laeng selain ba tulis GSVL, nda ada orang mo baca bro pe blog kalu bagitu...
Itu pesan terbaru di inbox jejaring sosial milikku...
Pesan seperti ini sudah berapa kali. Dan saya tidak menanggapi....toh dijawab juga tak mempan kalau otak sudah dijejali doktrin, 'torang paling kuat', 'torang paling hebat'...seng ada lawang...
Saya malah mikir. Boleh jadi mereka mulai resah dan gelisa...mereka khawatir seruan hebat kini terdengar agak sayup2...dan bisa jadi akan hilang di 2024 mendatang...
Mereka gelisah, nanti tak lagi kebagian jatah ratusan juta hingga miliaran rupiah...kalau2 tuan hebat yang mereka sanjung, tak punya  penerus yang bisa menandingi nama besar seorang GSVL.
Maaf itu hanya opini saya pribadi...jangan lagi kirim pesan..terus nulis.."Bro, torang nda tako, cuma gugup...
Kawan...saya orang yang terus terang saja suka menulis..Bukan baru sekarang tapi sudah puluhan tahun...
Bagi saya menulis itu adalah karya yang tak akan lekang oleh waktu. Lewat menulis saya bisa berbagi inspirasi dan motivasi kebaikkan kepada orang lain...
Kalau kemudian saya menulis soal GSVL. Jawabannya sederhana, 'karena dia orang baik'...
Orang bilang tulisan itu lebih mematikan dari sebutir peluru. Jika sebutir peluru hanya bisa menembus kepala satu orang, sebuah tulisan bisa menembus ribuan kepala orang.
Keresahan kelompok hebat dan para pemujanya...bagi saya wajar saja. 2024 nanti, orang yang mereka agungkan itu tak bisa lagi mencalonkan diri.
Masalahnya, siapa yang akan menggantikan dia..Rasanya tidak ada yang 'sehebat' dia.
Karena itu, kalau ke rumah kopi. Topik yang jadi bahasan hangat sekarang, ya itu...siapa gubernur Sulut nanti..menariknya selalu ada nama GSVL disebut disana...
Soal apakah nanti GSVL bersedia maju di kontestasi Pilgub, dia belum bicara dengan tegas. Maksud saya soal tegas bukan berarti keras. Tegas itu bisa berarti GSVL pasti akan memastikannya pada waktu yang tepat.
Kalau bagi saya pribadi si, 2024 waktunya GSVL. Karena apa ya....dia itu pemimpin yang sudah terbukti dan teruji.
Terbuktinya dimana, bagaimana keberhasilan dan capaian dia selaku Walikota Manado...
"Ya, itu kan cuma pimpin Manado. Jangan samakan dengan pimpin Sulut..
Pasti ada yang komen seperti itu. Saya jawab saja, "benar kawan, levelnya dibawah provinsi. Tapi, Manado itu ibukota provinsi Sulut, kalau pemimpinnya hanya mau pentingkan diri sendiri, Kota Manado bisa jadi kayak dulu. Kalau bukan pembangunannya jalan di tempat, ya korupsi. GSVL walikota pertama, dua periode loh memimpin Manado..dipilih rakyat pula..Jadi kurang apa, kalau kemudian dia didaulat maju sebagai Cagub.."
Itu bukti sahnya. Kalau teruji, GSVL adalah Walikota yang bisa dengan tenang, namun dalam diam itu dia bekerja keras sukses membuat Manado normal kembali setelah diterpa bencana banjir bandang terdahsyat di 2014 dan Pandemi Covid 19 di tahun 2021.
Dia juga sudah teruji, bisa mengatasi tekanan demi tekanan masyarakat melalui media sosial. Ada yang mencacinya, memfitnahnya, pokoknya segala macam kebencian ditujukkan buat dirinya.
Tapi apa jawab GSVL. Ketika berapa hari lalu saya bersua di rumahnya. "Saya memaafkan mereka, dan mendoakan agar mereka diberkati Tuhan".....
GSVL itu punya prinsip kalau boleh saya sebut level dewa kawan. Baginya kebaikan tidak boleh kalah dengan kejahatan. Namun cara dia membalas kejahatan, tidak harus dengan balik menghina, memfitnah. Dia berusaha membalas dengan kebaikan dan dengan tutur kata santun dan bijaksana.
Katanya, "Berbuat baik saja.  Karena orang yang menganggap kesalahan sebagai pembenaran, itu urusan mereka dengan Tuhan"...
Cara yang dilakukan GSVL, baik sebagai walikota maupun pelayan khusus bagi saya masuk kategori istimewa. 
Karena itu. Saya tidak akan pernah berhenti bersuara lewat tulisan meski lelah. 
Sekalipun di Medsos saya harus menerima pesan yang isinya, dibentak, dihina dan bahkan mau dibungkam. 
Karena bagi saya sekecil apapun suara dan tulisan saya, jika digabungkan akan menjadi toa raksasa dan buku paling tebal yang bisa membuat mata rakyat terbuka. Bahwa selama ini mereka kebetulan kurang jeli memilah pemimpin hebat karena bicara, dan pemimpin cerdas karena bekerja.
Ayo terus bergerak GSVL, 'voor torang'...
Jangan lelah bersuara dan jangan gentar menyampaikan kebenaran, dan selalu setia dan taat pada Tuhan...bukan hanya karena kami di belakangmu tapi ada Tuhan yang akan menyertaimu..(JM)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menguji Orang Baik

Kenapa Selalu Tentang GSVL

Apakah GSVL Akan Maju Di Pilkada 2024?