Pemimpin Pecinta Firman Tuhan





"Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” Matius 4:4
Ayat Alkitab ini jelas memberi pandangan kepada kita mengenai konsep kebenaran dari Tuhan. 
Roti untuk makanan jasmani, dan Firman Tuhan sebagai makanan rohani atau surgawi. Keduanya tak bisa dipisahkan dalam perjalanan hidup manusia. 
"Artinya kita harus menjalankan asupan gizi rohani dan jasmani secara bersamaan, tapi tidak dipaksakan. Mau jadi orang baik dengan mengutamakan memakan makanan rohahi. Atau mau jadi orang tidak baik yang hanya mau memakan makanan duniawi. Karena itu Tuhan memberi kita beragam indra. Agar bisa membedakan mana yang berkenan di mata Tuhan dan mana yang tidak diinginkan Tuhan," kata Ketua Pria Kaum Bapa Sinode GMIM, Pnt DR Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut SH MSi DEA.
GSVL demikian walikota yang sudah dua periode menahkodai Kota Manado ini biasa disapa. Menyebut. Keinginan duniawi dan kemauan Tuhan itu bertolak belakang. "Sangat berbeda.." ucapnya.
Dari sifatnya, kata GSVL sudah ada sekat yang tak bisa dirobohkan. 
"Dunia itu adalah harta, kekuasaan, popularitas, dan surgawi kekayaan yang kita tumpuk yakni kaya iman, kaya pengharapan dan kaya akan kasih. Tidak ada yang bisa merebut jika yang kita simpan ada kekayaan surgawi.." ucap GSVL.
Coba simak Firman Tuhan dalam Alkitab ini...
"Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.." 1 Yohanes 2:15‭-‬17.
Bagi saya, pribadi GSVL adalah pemimpin yang dalam sikap dan tindaknya selalu merujuk pada ketaatan dan kesetiaan pada Tuhan. Itu semua karena komitmennya yang sangat cinta pada Firman Tuhan.
"Jadi untuk mengenal mana manusia dunia dan mana manusia surgawi, lihatlah kepribadian manusia itu.." kata seorang kawan di status facebooknya.
Benar kawan. Jika GSVL masih duniawi, sedikitpun ia tidak mengenal tentang sifat surgawi atau ketergantungan pada Tuhan. Namun karena GSVL mengenal maksud Tuhan, lewat Firman yang dibacanya setiap hari, dia telah mengikis sifat keduniawian dalam dirinya..
Orang-orang seperti GSVL yang terikat kuat pada kehendak Tuhan, akan tampak dalam kesederhanaan dirinya dalam pakaian dunia.
"Logika sederhana dalam akal seharusnya bekerja, bagaimana bisa seseorang yang dalam hidup kesehariannya menampilkan keterikatan kuat pada dunia, bisa berbicara tentang upah surgawi sedangkan ia sendiri tidak mengenalnya. Tak pernah baca Firman Tuhan, jarang berdoa dan beribadah.." itu padangan saya.
Nah, kedepan pilihlah pemimpin jemaat maupun masyarakat yang cinta akan Firman Tuhan, sebagaimana telah dicontohkan oleh GSVL. 
Sehingga kelak karena nasihatnya akan membimbing kita menuju kebenaran dan kebaikan sesuai yang Tuhan mau.
Saya akan terus menulis sosok GSVL dengan apa adanya tanpa maksud tertentu.
Karena sekarang ini, pemimpin yang takut dan dekat dengan Tuhan sudah sangat langkah ditemukan. 
Kebanyakan pemimpin kita sekarang lebih tertarik pada hal duniawi. Bahkan dengan teganya, membawa nama Tuhan untuk meraih jabatan, popularitas demi isi perutnya.. 
Kawan kita selama ini tenggelam dalam sikap duniawi. Kita cendrung memilih pemimpin karena kehebatan dan popularitasnya. 
Kita lupa bahwa kita harusnya menjadi pembawa misi surgawi dengan memilih pemimpin yang paham kebenaran dan apa yang dikehendaki Tuhan.
Terakhir saya ingin membagikan ayat Alkitab ini...
"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. – Roma 8:28. (JM)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menguji Orang Baik

Kenapa Selalu Tentang GSVL

Apakah GSVL Akan Maju Di Pilkada 2024?