Selamat Ulang Tahun GSVL
Saat ini terasa sangat sulit menemukan sosok yang benar-benar takut akan Tuhan, dan memberi diri melayani masyarakat dan jemaat. Hanya pribadi yang sudah selesai dengan dirinya sendiri bisa tergambar sifat dan sikap seperti itu..
Dini hari tadi, saya selesai membuat ucapan khusus untuk Ketua Pria Kaum Bapa Sinode GMIM, Pnt DR Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut SH MSi DEA. Lalu ku posting di linimasa FB miliknya, juga disejumlah grup.
Iya, hari ini pria yang akrab disapa GSVL, bertambah usia genap 62 tahun.
Tadi, saya iseng buka medsos. Baca sebuah pesan isinya.
"Pak Jek kiapa enda beking ucapan dari pemerintah Kota Manado. Beliau dua periode ada pimpin Kota Manado, musti ada katu penghargaan for beliau.."
Saya senyum baca pesan itu. Ok, begini Bu, sesuai profil FB jadi saya panggil ibu saja.
GSVL benar adalah mantan walikota dua periode Kota Manado. Beliau sukses memimpin Kota Manado, meski sebagai manusia biasa dia juga memiliki kekurangan.
Tapi paling tidak begitu banyak legacy yang telah GSVL berikan dan tinggalkan untuk kota tercinta ini.
Bagi GSVL tugas itu sudah selesai. Dan dia bersyukur berakhir dengan baik. Perkara apakah dia dihargai atau tidak setelah purna tugas itu tidak dipikirkannya lagi.
Biarlah itu menjadi kenangan dalam coretan emas. Sejarah nanti akan bercerita, siapa dan bagaimana GSVL ketika 10 tahun memimpin Manado.
Beliau sudah punya kebanggaan tersendiri yang tidak bisa dibeli dan tergantikan dengan apapun. Karena dia bukan hanya sukses membangun Kota Manado, tetapi juga bisa membawa keluarganya hidup harmonis, dengan istri yang setia, anak2 yang hormat pada dirinya termasuk cucu terkasih.
Jadi Bu, sekali lagi sulit menemukan manusia yang sudah selesai dengan dirinya sekarang ini, seperti dicontohkan GSVL.
Coba ibu perhatikan sekeliling, begitu banyak adalah manusia duniawi. Seluruh hidupnya terperangkap dalam kekuasaan, popularitas, kemegahan, menghambakan dirinya pada kemewahan. Meskipun mereka berbaju pelayan Tuhan, tetapi tingkahnya bagaikan ular yang licik dan cerdik...
Tetapi tidak dengan GSVL...
Kalau mau dia bisa saja memanfaatkan posisi sebagai orang yang dihormati berbagai kalangan. GSVL bisa saja 'menjual' dirinya demi kenikmatan. Tetapi GSVL malah menenggelamkan dirinya dalam keheningan, sambil terus bersyukur kepada Tuhan atas anugerah dan kasih setiaNya.
Teladan, itulah yang GSVL ajarkan. Dia tidak hanya berkata tentang kebaikan, tetapi dia menunjukkan. Seluruh perilakunya adalah ajaran.
Saya akan setia duduk disampingnya demi merasakan aura ketenangan...
Ok bu..itu jawaban saya mudah2han kedepan sama2 kita berjuang lagi bersama beliau.
Dan dari lubuk hati paling dalam, saya mengucapkan selamat ulang tahun GSVL..
Saya dan mereka tetap setia berjalan bersamamu, jangan biarkan kami berjuang sendirian. Tunjukkan kami jalan kebenaran. Kami yang muda-muda ini sangat butuh bimbingan..
Ingin kuangkat secangkir teh untukmu,sebagai ayah, kakak, guru, jika engkau berkenan. Maaf sahabatmu ini tidak bisa hadir di ibadah perayaan HUT-mu sore ini, karena tidak ada sarana transportasi.
Saya hanya bisa kirim doa, kiranya engkau terus diberkati, dijaga, dikuatkan dan dipelihara oleh Tuhan Yesus bersama seluruh keluarga besar Lumentut-Runtuwene..Amin. (jeklymassie)

Komentar
Posting Komentar