Teladan Iman GSVL Hadapi Pandemi Covid 19
Kemarin inbox WhatsApp saya berbunyi. Karena lagi di ibadah duka, saya belum langsung membacanya. Kebiasaan ini sudah lama saya biasakan.
Smartphone tidak saya matikan, hanya diatur di mode getar, ini menguji apa saya bisa tahan tanpa melihat Medsos ketika beribadah.
Puji Tuhan sekalipun HP saya bergetar, tidak saya gubris ketika sedang ibadah.
Balik ke cerita saya soal inbox wa. Selesai ibadah saya lihat, oh.. ternyata dari Ketua P/KB Sinode GMIM Pnt DR Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut SH MSi DEA.
Isinya, "Shalom... Salam sehat..Jek ada rencana torang buat gerakan PKB GMlM berdoa utk "lndonesia.dan.Sulut sehat" mulai rabu 14 s/d 20 juli 21. Setiap jam 12.00...siang ambil wkt sktr 5 - 7 menit ditempat masing2. Torang Memuji ....menyembah...memuliakan Nama TUHAN dan minta TUHAN selamatkan lndonesia dan Sulut dari Pandemi Covid 19.. 🙏🙏🙏🙏🙏
Mhn masukkan 🖐️🖐️..."
Itu isi wa dari GSVL, demikian beliau biasa disapa.
Perasaan saya ketika baca wa itu, bangga serta ada rasa sukacita, karena GSVL tetap konsisten dan menjaga komitmen iman selalu setia melayani Tuhan.
Karena kedekatannya dengan Tuhan, membuat suami tercinta dari Wakil Ketua W/KI GMIM, Pnt Prof Dr Julyeta PA Runtuwene MS, begitu peka dengan situasi dan kondisi yang terjadi di Sulut bahkan Indonesia.
Saya ketika dimintai masukan langsung setuju. Karena apa yang diprogramkan itu baik. Memohon campur tangan Tuhan, ketika daerah dan bangsa ini sedang berjuang melawan penyebaran virus corona.
GSVL percaya, tanpa campur tangan Tuhan mustahil Sulut dan Indonesia akan bebas Covid 19.
Dan jarang ada seperti GSVL, dia bagi saya sekali lagi merupakan sosok yang sudah sangat langka. Dia telah selesai dengan dirinya sendiri, dan baktinya kini untuk Tuhan.
"Jek, semua rencanamu tidak lebih baik dari rencana Tuhan... Jangan jadi manusia yang berencana, lalu berdoa minta Tuhan mengabulkanNya. Tunjukkan kesetiaan iman dulu baru minta Tuhan menjagamu dari musibah atau hal-hal yang tidak diinginkan... Itu baru disebut bersandar selalu pada Tuhan..bagi Jekly mungkin mustahil tapi bagi Tuhan tidak.." katanya berapa waktu lalu.
Kini dia mengajak seluruh P/KB se-Sinode GMIM untuk mengambil waktu mulai Rabu (14/07) hingga Selasa (20/07), setiap jam 12 siang sekitar 5 sampai 7 menit untuk beribadah singkat, berdoa dan memuji nama Tuhan. Lewat program "Sulut dan Indonesia Sehat".
"Kita mengambil waktu sejenak berdoa, memuji dan memuliakan nama Tuhan, agar Sulut dan Indonesia tercinta diselamatkan dari pandemi Covid 19, apalagi hari-hari belakangan ini makin bertambah jumlah saudara kita yang tertular, dan makin masif persebarannya.." tutur GSVL.
Dia percaya, kemahakuasaan Tuhan akan berlaku dan mujizat akan terjadi, ketika seluruh P/KB, dengan satu hati, iman, keyakinan, dan dengan penuh kesungguhan berseru dan memohon pertolongan Tuhan.
Berkomunikasi dengan Tuhan secara intens, baca firman, berdoa dan memuliakan namaNya, sejatinya bagi GSVL sangat mengasyikkan.
GSVL percaya Tuhan punya cara memulihkan daerah dan negeri ini. Tapi kata GSVL, Tuhan akan campur tangan bukan tanpa syarat, yang Tuhan kehendaki adalah ketika kita memohon sesuatu kepadaNya harus sungguh2, serta sikap hidup kita harus berkenan di mataNya.
"Yang Tuhan mau kita menghentikan terlebih dahulu, virus iri hati, dengki, nafsu jabatan dan materi serta mencari popularitas duniawi. Baru virus corona akan dihilangkanNya. Intinya sederhana cukup percaya saja dan yakin akan kebesaran Tuhan Yesus..salam sehat dan salam rukun buat torang samua. Tetap disiplin protokol kesehatan, Tuhan Yesus memberkati.." ucap GSVL. (jeklymassie)

Komentar
Posting Komentar